Kelahiran Nabi Muhammad / Milad Rasul SAW Hingga Diangkat Menjadi Rasul - Ini hanya ringkasan untuk mempermudah sirah rasul mulai dari lahir hingga diangkat menjadi Rasul. Adapun secara detail bisa anda lihat pada sirah yang lebih lengkap.
Jika mau silahkan download atau baca bisa, lihat disini :
Sirah Nabawiyah Syaikh Syaffiyurrahman
Adapun secara ringkas dapat saya tulis sebagai berikut ini :
1. Kelahiran Muhammad kecil. Lahir pada hari senin pagi tanggal 9 Rabiul Awwal tahun Gajah. dalam kalender masehi bertepatan juga dengan tanggal 20-22 April tahun 571 M.
Tahun gajah adalah dimana Abrahah dan 60.000 personil ingin menghancurkan kabah, dan usaha ini telah Allah gagalkan langsung dengan mengirim burung Ababil yang berbondong-bondong membawa batu dari neraka, sebanyak 3 buah satu diparuh dan 2 di kaki. Semua pasukan kocar kacir karena batu ini jika mengenai mereka akan hancur. Abrahah sendiri bisa melarikan diri namun Allah memberikan penyakit aneh, yaitu jari-jari tangannya lepas satu persatu dan akhirnya mati. Itulah sekilas dari tahun gajah.
Beberapa tanda awal kenabian sewaktu belia lahir adalah :
- Keluarnya cahaya putih yang menyinari negeri2 Syam, bersamaan dengan lahirnya muhammad yang disaksikan oleh ibu yaitu Aminah
- Runtuhnya 14 balkon istana kekaisaran persia
- Padamnya api biara Majusi yang telah disembuh sekian lama.
Berita gembira Kelahiran Muhammad kecil ini diberitakan pada kakeknya yaitu Abdul Muthalib. Kemudian dibawa masuk ke dalam kabah, berdoa kepada Allah dan bersyukur kepada-Nya. Dan diberi nama Muhammad, nama yang tidak populer dikalangan bangsa arab.Pada hari ke 7 muhammad di khitan sesuai dengan tradisi bangsa Arab.
Wanita pertama yang menyusui beliau Shallallahu 'alaihi wasallam setelah ibundanya adalah
Tsuaibah, budak wanita Abu Lahab.
2. Umur 0-2 tahun hidup ditengah Bani Sa'ad
Tradisi yang biasa berlaku di bangsa arab adalah menyusui bayi bayi-bayi mereka sebagai tindakan prefentif terhadap serangan penyakit-penyakit yang biasa tersebar di alam peradaban. Hal itu mereka lakukan agar tubuh bayi-bayi mereka tersebut kuat, otot-otot mereka kekar serta menjaga agar lisan Arab mereka tetap orisinil sebagaimana lisan ibu mereka dan tidak terkontaminasi. Oleh karena itu, 'Abdul Muththalib mencari wanita-wanita yang dapat menyusui Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam; dia memilih seorang wanita dari kabilah Bani Sa'ad bin Bakr, yaitu Halimah as-Sa'diyyah.
Ketika dibawa
Halimah as-Sa'diyyah, inilah dalam keluarganya terdapat banyak sekali keberkahan yang diterima. Bahkan sejak pertama kali menyusui sudah muncul keberkahan yang tidak pernah didapatkan sebelumnya.
- Unta yang lebih kuat dalam melakukan perjalanan, bahkan melampaui dari rombongan bani saad yang saat itu bersama mereka hingga mereka keheranan
- Susu onta yang kembali terisi, padahal sebelumnya sama sekali tidak mengeluarkan susu, hingga susu ini dapat diminum Halimah as-Sa'diyyah dan suaminya sampai kenyang
- Saat Muhammad di susui Halimah as-Sa'diyyah, ternyata beliau bisa menyetek dengan kenyang yang dilanjutnya bayinya sendiri, hingga keduanya bisa tertidur pulas. Padahal malam-malam sebelumnya tidak pernah bayinya kenyang dalam menyusu.
- Setiba di bani saad, kambing Halimah as-Sa'diyyah terlihat dalam keadaan kenyang dan banyak air susunya. Padahal waktu itu musim kering dan tidak ada satu kambingpun yang mengeluarkan susu kecuali kambingnya. Hingga banyak penduduk yang membuntuti dimana kambing itu di gembala, namun tetap saja kambing tetangganya tidak ada yang mengeluarkan susu kecuali kambing keluarga Halimah as-Sa'diyyah saja.
Itulah keberkahan yang diterima keluarga Halimah as-Sa'diyyah dan masih banyak lagi keberkahan lain yang tidak dapat disebutkan. Hingga masa 2 tahun Muhammad sudah waktunya dikembalikan pada ibundanya.
Namun, keinginan Halimah as-Sa'diyyah agar Muhammad tetap dalam keluarganya sangatlah besar, hingga diceritakan banyak keberkahan pada Aminah yang akhirnya
Aminah mengijinkan agar Muhammad kembali tinggal bersama Halimah as-Sa'diyyah.
3. Usia 2-4 tahun
Ketika usia 4 atau 5 tahun saat bermain dengan temannya Muhammad didatangi malaikat Jibril untuk dibersihan hatinya. Dibelah dadanya dan dibersihkan dari kotoran hati dalam sebuah baskom emas dengan air zam-zam. Hal ini membuat teman Muhammad yang melihat kejadian ini, mengira kalau Muhammad telah dibunuh, hingga terdengar ke telinga Halimah as-Sa'diyyah yang membuatnya khawatir. Karena merasa cemas maka Halimah as-Sa'diyyah mengembalikan ke ibu nya Aminah. Anas berkata: 'sungguh aku telah melihat bekas jahitan itu di dada beliau Shallallahu 'alaihi wasallam '.
4. Usia 5-6 tahun
Bersama ibu nya tersayang. Dan diajak untuk ziarah ke maqam ayahnya yang berada di Madinah dengan jarak kurang lebih 500 km. Sekembalinya dari ziarah Aminah sakit dan Abwa tempat yang terletak antara makah dan madinah, akhirnya meninggal dunia. Dan hidup bersama kakeknya.
5. Usia 6-8 tahun
Bersama kakeknya, Muhammad sangat disayangi bahkan lebih dari anak2 nya yang lain. Ibnu hisyam mengatakan "Biasanya Abdul muthalib menghamparkan permadaninya dinaungan kabah, dan tidak ada seorangpun berani duduk-duduk dipermadani itu, karena menghormati kedudukan. Tatkala Muhammad datang, tahu-tahu langsung datang dan duduk2 ditempat hingga hingga di cegah oleh paman-pamannya. Mengetahui hal ini Abdul Muthalib berkata," Biarkan saja anak ini, kelak dia akan menjadi orang yang besar." Kemudian Muhammad duduk bersama Abdul Muthalid di permadani itu.
6. Usia 8-25 tahun
Sepeninggal Abdul Muthalib maka Muhammad di asuh oleh pamannya yaitu Abu Thalib. Pada usia 12 tahun Muhammad di ajak pamanya untuk berdagang ke syam, hingga sampai pada suatu tempat yang bernama bushra. Ditempat inilah ada seorang Rahib bersama Buhaira yang mengetahui tanda Kerasulan Muhammad dan memberitahu agar Muhammad di bawa kembali ke Mekah dengan segera, agar tidak tercium orang-orang romawi dan yahudi.
Diawal masa mudanya Muhammad tidak memiliki pekerjaan tetap, ada riwayat yang mengatakan bahwa belia juga menggembala kambing. Hingga pada usia 25 tahun, beliau mendapatkan tawaran untuk berdagang ke negeri syam dengan modal dari Khadijah, seorang pedagang wanita yang kaya raya dan punya nasab yang baik.
Hal ini terjadi karena berita mengenai akhlak, kejujuran, amanah dari Muhammad hingga Khadijah mengutus seseorang untuk menemuinya dan menawarkan dagangan miliknya pada Muhammad. Dagangan yang diserahkan ini merupakan barang istimewa yang belum pernah diserahkan ke orang lain.
Sekembalinya dari syam, hasil dagangan yang didapat begitu melimpah yang belum pernah didapatkan khadijah sebelumnya. Ditambah lagi informasi tentang budi pekerti beliau, kejeniusan, kejujuran dan keamanahannya, dari pembantunya Maisaroh.
Mendengar penjelasan ini seolah Khadijah menemukan pujaan hatinya dan menceritakan kepada teman wanitanya yaitu Nafisah binti Munayyah yang kemudian diteruskan ke Muhammad. Beliaupun menyetujuinya dan menceritakan ke paman-pamannya dan berlangsunglah pernikahan dengan Khadijah.
Riwayat menyebutkan bahwa mahar yang diberikan Muhammad waktu itu adalah 20 ekor unta muda. ada juga yang menyebutkan 100 ekor unta.
Khadijah Dialah wanita pertama yang dinikahi oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dimana beliau tidak menikah lagi dengan wanita selainnya hingga dia wafat.
Saat Muhammad berumur 35 tahun ada renovasi kabah, yang dilakukan kabilah-kabilah yang ada di makah. Hingga pada akhirnya munculah perselihan siapa yang pantas untuk meletakkan hajar aswad, hingga 4-5 malam, bahkan hampir saja terjadi pertikaian yang dahsyat.
Perselihan ini di selesaikan melalui perundingan damai dengan cara, siapakah yang pertama kali melalui pintu masjid maka dialah yang berhak untuk meletakkan batu hajar aswad.
Atas ke hendak Allah, Muhammad lah yang pertama kali memasukinya sehingga beliau memutuskan dengan cara yang adil. Yaitu beliau meminta sehelai selendang dan meletakkan hajar aswad ditengahnya, kemudian beliau meminta pemimpin dari kabilah yang bertikai diminta untuk memegang selendang dan mengangkat hajar aswad, hingga sampai pada tempatnya, kemudian beliau mengambil dan meletakkannya pada tempat semula. Solusi ini diterima oleh semua pihak.
Hingga pada usia ke 40 tahun, beliau sering mengasingkan diri ke gua hira, yang letaknya di jabal Nur. dimana beliau ingin menyendiri dan menjauhkan diri dari berbagai gemerlap dunia serta kerusakan yang ada pada masyarakat saat itu. Pada hari senin tanggal 21 malam bulan ramadhan atau tanggal 10 agustus 610 Maseh, turunlah wahyu al qur'an yang pertama dan mengukuhkan Muhammad sebagai seorang Rasul dan nabi Allah terakhir.
Judul : Milad Rasul SAW Hingga Diangkat Menjadi Rasul
Label : Sirah